Skip to Content

Dieng Culture Festival 2017 Di Warnai Berbagai Permintaan Bocah Gimbal

Dieng Culture Festival 2017 Di Warnai Berbagai Permintaan Bocah Gimbal

Be First!
by July 26, 2017 HIBURAN

Benarada.com – Pelaksana gelaran akbar Dieng Culture Festival 2017 memastikan ada sembilan bocah gembel atau anak gimbal yang bakal menjalani ritual potong rambut. Mereka berasal dari berbagai desa di Dataran Tinggi Dieng, baik yang masuk Kabupaten Banjarnegara maupun Wonosobo.

Ketua Panitia DCF 2017, Alie Fauzi, mengatakan jumlah Bocah gimbal yang dipotong rambutnya itu lebih dua orang dari kebiasaan DCF. Sebetulnya, Dieng Culture Festival hanya membatasi untuk ritual memotong tujuh anak gimbal.

“Ya, ini kan bagian dari menolong orangtua anak gimbal yang kadang tidak sanggup menuruti permintaan sebagai syarat pemotongan rambut,” katanya kepada Benarada.com, Selasa, 25 Juli 2017.

Panitia, kata dia, menanggung permintaan khusus para anak gembel yang biasanya diucapkan sebelum rambutnya dipotong.

Terkait permintaan khusus anak gimbal yang akan dipotong, Alief mengatakan hingga kini panitia belum menemui anak gimbal secara khusus. Hal itu, kata dia, akan dilakukan mendekati gelaran DCF dan dilakukan bersama dengan pemangku adat.

“Nanti teman-teman juga akan koordinasi untuk mengetahui keinginan khusus anak gimbal sebagai prasyarat potong rambut,” jelas dia.

Alief mengakui seringkali permintaan anak gimbal itu unik. Mulai permintaan yang terhitung kekinian, seperti tablet dan laptop. Ada pula permintaan yang amat unik, seperti buah durian dan karet gelang.

Seperti tahun lalu, beberapa permintaan bocah gembel cukup membuat geleng-geleng kepala. Ada seorang bocah gimbal meminta diantar dua penari lengger dan juga minta seuntai kalung emas.

Ada pula seorang bocah yang meminta lima buah durian serta uang merah sebelum dipotong rambutnya. Ada lagi bocah perempuan cantik minta baju bergambar animasi Frozen.

Uniknya, ada juga anak-anak rambut gimbal yang minta daging sapi 3 kilogram dan anak sapi. Sedangkan, anak gimbal lain memiliki permintaan selayaknya bocah cilik lainnya, yaitu mobil mainan ataupun permintaan yang lucu, seperti marmut, boneka, dan karet gelang.

Alief menjelaskan, permintaan mereka harus dituruti. Jikalau tidak, dipercaya rambut gembel mereka tetap tumbuh. Namun jika dituruti, rambut mereka akan tumbuh normal.

Biaya untuk menuruti permintaan anak gimbal Dieng ini diambil dari tiket eksklusif DCF 2017 yang dihargai Rp300 ribu per lembar. “Yang 3.500 tiket eksklusif sudah habis sejak sebulan lalu. Itu hanya dibatasi hanya 3.500, sebagian anggarannya kita pakai untuk mendonasi permintaan anak gimbal dan gelaran selamatannya,” jelas Alief.

Previous
Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*